Waspada Pinjaman Online Ilegal via SMS, Pastikan Kamu Pilih Fintech Legal!

Indira A/ Keuangan & Bisnis/ 0 comments

JULOvers, perkembangan teknologi yang begitu pesat menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana. Seperti yang kita ketahui, Financial Technology (Fintech) atau yang biasa dikenal dengan pinjaman online 24 jam telah “booming” selama beberapa tahun ke belakang di Indonesia. Hadirnya pinjaman online 24 jam ini, tentu memudahkan orang-orang yang membutuhkan dana darurat untuk berbagai kebutuhan. Sebut saja kebutuhan sehari-hari, modal usaha, biaya kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi. Tidak semua orang mampu mengelola pendapatan atau gajinya dengan baik sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhannya. 

Baca juga: Resmi Naik Kelas, Fintech Lokal JULO Kini Kantongi Izin OJK

Namun saat ini, telah banyak beredar pinjaman online 24 jam ilegal yang sangat meresahkan masyarakat karena dianggap sebagai “rentenir online”. Alih-alih membantu masyarakat dengan memberikan pinjaman darurat, pinjaman online 24 jam ilegal ini malah membebani masyarakat yang terjerat dengan bunga yang mencekik. Hingga September ini, terdapat ada 126 pinjaman online 24 jam ilegal yang telah diberhentikan. Banyak kasus pinjaman online 24 jam ilegal yang berujung naas. Belum lama ini, pinjaman online 24 jam ilegal ini ramai diperbincangkan lantaran melakukan penawaran pinjaman online via SMS yang berujung penipuan dan pencurian data. Tidak sedikit masyarakat yang telah menjadi korban, sehingga masyarakat diminta untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap pinjaman online 24 jam ilegal tersebut. Bagaimana cara mengenali pinjaman online 24 jam ilegal? Yuk, simak dalam artikel berikut ini!

Berikut adalah contoh penawaran pinjaman ilegal yang beredar dan meresahkan masyarakat:

Data Pribadi Disalahgunakan oleh Sales Bank untuk Pinjaman Online - Media Konsumen
Sumber: Google.com

Ciri-ciri pinjaman online 24 jam Ilegal:

  1. Tidak Terdaftar, Diawasi & Berizin OJK

Cara paling sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengecek apakah pinjaman online 24 jam yang kamu tuju legal/ilegal adalah dengan mengecek daftar pinjaman online 24 jam yang terdaftar, diawasi dan berizin OJK. OJK akan mengupdate daftar ini secara berkala, oleh karena itu, kamu bisa mengecek daftar tersebut di sini ya!

Baca juga: Daftar Terbaru 158 Pinjaman Online yang Terpercaya, Terdaftar dan Berizin OJK (Per Agustus 2020)!

2. Alamat & Identitas Perusahaan Tidak Valid

Cara kedua yang dapat kamu lakukan untuk mendeteksi pinjaman online 24 jam ilegal adalah dengan mengecek apakah alamat & identitas pinjaman online tersebut valid atau tidak. Pinjaman online 24 jam legal yang terdaftar di OJK tentu memiliki alamat kantor yang benar-benar valid dan sangat mudah ditemukan di mesin pencarian Google. Identitas perusahaan juga dapat kamu temukan dengan mudah. Akan tetapi, pinjaman online 24 jam ilegal tidak akan melakukan hal tersebut, JULOvers. Mereka akan menggunakan alamat palsu atau malah menggunakan alamat pinjaman online lain agar terlihat “nyata”. Mereka juga tidak akan mencantumkan nomor telepon untuk layanan pengaduan. Wah, harus waspada dan rajin mengecek ya, JULOvers!

3. Bunga & Denda Keterlambatan Tidak Masuk Akal

Poin ketiga yang harus kamu pahami adalah pinjaman online 24 jam menawarkan bunga & denda keterlambatan yang tidak masuk akal. Hmm, pinjaman online 24 jam ilegal memang identik dengan istilah “rentenir online”, JULOvers. Mereka juga tidak membatasi nominal bunga dan denda yang akan dikenakan kepada kamu. Bukannya membantu, malah mencekik ya? Hal-hal seperti ini nih, yang membuat orang-orang takut pada pinjaman online 24 jam ilegal. Padahal, pinjaman online 24 jam yang resmi dan legal tentu akan membatasi bunga dan denda keterlambatan, bunga yang ditawarkan pun tidak selangit.

4. Syarat Pinjaman yang Terlalu Mudah

Pinjaman online yang resmi dan legal akan cukup selektif untuk menentukan nasabah mana yang bisa diberikan pinjaman. Namun kebalikannya, pinjaman online ilegal akan memberikan syarat dan ketentuan yang sangat mudah dan bahkan bisa mencairkan dana dalam waktu yang sangat singkat. 

5. Informasi Tidak Transparan

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mengenali pinjaman online 24 jam ilegal adalah dengan melihat informasi yang diberikan oleh pinjaman tersebut. Apakah mereka memberikan informasi yang transparan seperti persentase bunga, biaya-biaya yang perlu dibayar, hingga denda keterlambatan? Pinjaman online 24 jam legal tentunya akan memberikan informasi tersebut dengan transparan melalui aplikasi, website, bahkan hingga media sosial yang mereka miliki.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Aplikasi Pinjam Uang Ilegal Berikut Ini!

6. Cara Penagihan yang Tidak Sesuai Kode Etik

Beragam kasus pinjaman online 24 jam ilegal yang beredar di Indonesia seringkali terkait dengan cara penagihan pinjaman online 24 jam ilegal yang tidak sesuai dengan kode etik. Ancaman, pencemaran nama baik, seringkali menjadi masalah yang paling banyak ditemukan. Hal tersebut tentu tidak akan dilakukan oleh pinjaman online yang legal dan resmi terdaftar di OJK, JULOvers. Jadi, selalu waspada ya!

Baca juga: Menemukan atau Terlanjur Berurusan dengan Pinjaman Online Ilegal? Begini Cara Melaporkannya!

JULOvers, itu dia contoh penawaran pinjaman dari pinjaman online 24 jam ilegal via SMS serta beberapa ciri pinjaman online 24 jam ilegal yang perlu kamu ketahui. Mulai sekarang, pastikan kamu telah memilih pinjaman online 24 jam yang resmi terdaftar, diawasi serta berizin OJK ya! JULO dapat menjadi solusi terbaik untuk kamu yang sedang mencari pinjaman online 24 jam yang tepat. JULO merupakan 1 dari 33 Fintech yang memiliki izin resmi OJK. Dengan pinjaman hingga 8 juta rupiah, JULO menawarkan bunga pinjaman rendah, yaitu mulai 0,1% saja per harinya. Jika kamu tertarik dan ingin mengajukan pinjaman di JULO, kamu bisa klik link berikut ini ya!

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*