Travelling Luar Negeri, 5 Negara Ini Sudah Buka Akses Wisata

Dalam kurun waktu belakangan ini, angka persebaran COVID-19 di dunia mulai menurun secara signifikan termasuk Indonesia. Hal ini membuat beberapa negara di dunia mulai membuka pembatasan travelling bagi turis asing yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Tidak hanya luar negeri, Indonesia juga mulai membuka pembatasan travelling ke Pulau Dewata per tanggal 14 Oktober 2021. Banyak orang yang mulai membicarakan ini dan merencanakan revenge travel ke berbagai destinasi wisata populer – termasuk 5 negara berikut.

Baca Juga: 6 Spot Wisata Viral di Daerah Pantai Indah Kapuk 2

Lalu, 5 negara mana saja yang sudah membuka pembatasan travelling? Berikut JULO rangkum untuk referensi rencana wisata JULOvers:

1. Singapura

Travelling Singapore
Helix Bridge – Marina Bay Sands (source: Pexels)

Membicarakan Singapura, sudah pasti lekat teringat gemerlapnya Marina Bay Sands serta indahnya Pantai Sentosa dan Garden by The Bay. Belum lagi ragam masakan peranakan khas Singapura yang tentunya membuat rindu JULOvers untuk kembali travelling ke sana.

Sejak awal September 2021, Singapura sudah mulai menyambut kembali penerbangan dari beberapa negara di Eropa. Dilansir dari kompas.com, pelan-pelan wisatawan asal Kanada, Denmark, Perancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris Raya, dan Amerika Serikat direncanakan bisa berkunjung per 18 Oktober 2021.

Jewel Travelling
Jewel Changi Airport (source: Pexels)

Sayangnya, Singapura sendiri baru membuka pintu ke beberapa negara Asia di bawah skema Air Travel Pass dan Vaccinated Travel Lanes seperti Macau, Hong Kong, Daratan Tiongkok, Taiwan dan Brunei. Dilansir dari safetravel.ica.gov.sg, wisatawan dari Indonesia masih dibatasi untuk travelling ke Singapura untuk saat ini karena penangguhan Reciprocal Green Lane (RGL).

Pembatasan ini sendiri namun tidak berlaku untuk warga negara Singapura dan Permanent Resident (PR) dengan adanya skema Returning SC/PR Lane. Demikian juga halnya dengan anggota keluarga dari warga negara dan PR mendapatkan pengecualian melalui skema Familial Ties Lane.

2. Thailand

Phuket Travelling
Pantai Phuket (source: Pexels)

Masih berlokasi di Asia Tenggara, Thailand juga menjadi primadona destinasi wisata kelas dunia. Indahnya Pantai Phuket yang membentang, hingar bingarnya Chatuchak Weekend Market serta megahnya The Grand Palace pastinya membekas di benak JULOvers yang pernah travelling ke Negeri Gajah Putih.

Per 1 Juli 2021, Thailand sudah membuka pembatasan travelling untuk wisatawan dari negara tertentu melalui skema Sandbox. Dilansir dari TAT News, saat ini Thailand sudah membuka 2 jalur untuk turis internasional dari seluruh penjuru dunia – yakni skema Alternative Quarantine dan Sandbox Pilot Reopening.

The Grand Palace Travelling
The Grand Palace (source: Pexels)

Melalui skema Sandbox, wisatawan mancanegara – 18 tahun ke atas – yang sudah menjalani vaksinasi tidak perlu menjalani karantina. Akan tetapi JULOvers yang travelling wajib menghabiskan 7 malam di hotel SHA – Plus certified yang berlokasi di Phuket, Surat Thani (Ko Samui, Ko Pha-ngan dan Ko Tao), Phang-Nga (Khao Lak dan Ko Yao) dan Krabi (Ko Phi Phi, Ko Ngai dan Railay Beach). Setelah itu, wisatawan dapat bepergian ke penjuru Thailand.

Baca Juga: Cara Ampuh Menabung & Mempersiapkan Liburan!

Beda lagi dengan Alternative Quarantine. Turis internasional yang sudah divaksinasi wajib menjalani karantina 7 malam dan 10 malam untuk yang belum divaksinasi. Lokasi karantina pun sudah ditentukan di 12 provinsi berikut – Buri Ram, Chiang Mai, Chiang Rai, Chon Buri, Krabi, Mukdahan, Nakhon Nayok, Phang-Nga, Phuket, Prachin Buri, Surat Thani dan Tak.

Untuk JULOvers yang ingin tahu detail lebih lanjut bisa mengunjungi TAT News.

3. Uni Emirat Arab

Burj Al Arab Travelling
Burj Al Arab (source: Pexels)

Tingginya menara Burj Khalifa, megahnya hotel bintang 7 Burj Al Arab sampai cantiknya Louvre Abu Dhabi menjadikan Uni Emirat Arab sebagai salah satu destinasi favorit di Asia Barat. Banyak turis yang travelling ke sini untuk sekedar menikmati sentuhan modern dari barisan pencakar langit yang menghiasi gemerlap malam.

Per 5 September 2021, kota Abu Dhabi di Uni Emirat Arab sudah membuka pembatasan travelling untuk wisatawan mancanegara yang sudah divaksinasi atau yang belum divaksinasi. Akan tetapi, Uni Emirat Arab membagi prosedur antara negara yang masuk ke daftar hijau dan non-hijau.

UEA Travelling
Pemandangan Malam UEA (source: Pexels)

Untuk turis yang berasal dari daftar hijau – termasuk Indonesia – berdasarkan Visit Abu Dhabi, mereka yang belum divaksinasi diwajibkan menjalani tes PCR pada hari ke-6 dan ke-9. Khusus untuk wisatawan yang sudah divaksinasi, mereka wajib menjalani tes PCR pada hari ke-9. Dengan demikian, seluruh wisatawan yang travelling tidak perlu menjalani karantina.

Berbeda dengan turis yang berasal dari daftar non-hijau. Mereka yang belum menjalani vaksinasi diwajibkan menjalani karantina selama 10 hari. Untuk wisatawan yang sudah divaksinasi, mereka dibebaskan dari kewajiban karantina namun wajib menjalani tes PCR pada hari ke-4 dan ke-8.

Untuk JULOvers yang ingin tahu detail lebih lanjut bisa mengunjungi Visit Abu Dhabi

4. Chile

Chile Travelling
Taman Nasional Torres Del Paine (source: Pexels)

Terletak di Amerika Selatan, Chile sangat terkenal dengan keindahan panorama wisata alamnya. Indahnya lanskap kota Valparaiso, hijaunya Taman Nasional Torres Del Paine serta Taman Nasional Rapa Nui yang ikonik benar-benar dapat memikat hati para wisatawan yang travelling – pastinya tidak boleh dilewatkan untuk JULOvers yang pencinta alam!

Dilansir dari Kompas.com, Chile mulai membuka pembatasan travelling untuk wisatawan mancanegara per 1 Oktober 2021. Memiliki persyaratan, Chile hanya dapat menerima turis internasional yang sudah menjalani vaksinasi penuh COVID-19. Wisatawan yang belum divaksinasi maupun anak-anak tidak diperbolehkan untuk travelling.

Santiago Travelling
Pemandangan Kota Santiago (source: Pexels)

Para wisatawan wajib menjalani karantina selama 5 hari di akomodasi pilihan serta menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum penerbangan. Selain itu para turis juga wajib untuk memvalidasi sertifikat vaksin COVID-19 melalui https://mevacuno.gob.cl/ untuk mendapatkan izin mobilitas 30 hari.

Dengan demikian, dihimbau agar JULOvers yang ingin travelling ke Chile untuk tidak memesan tiket terlebih dahulu sebelum melakukan validasi karena prosesnya memakan waktu sekitar satu bulan. Untuk saat ini, Departemen Kesehatan Chile hanya menerima vaksin Moderna, Pfizer, Johnson & Johnson, AstraZeneca, Sinopharm, Sinovac, CanSino, dan Sputnik V.

Baca Juga: 7 Biaya Tak Terduga Saat Liburan, Sudahkah Anda Tahu?

5. Argentina

Gletser Travelling
Gletser Perito Moreno (source: Pexels)

Membahas Chile, tidak lengkap rasanya jika kita melewatkan Argentina. Negara yang terletak di Amerika Selatan ini juga terkenal dengan pesona panorama alam gletsernya. Selain Gletser Perito Moreno yang banyak dikunjungi orang-orang, Argentina juga menjajakan pemandangan indah pegunungan El-Chalten sampai pantai Puerto Madryn kepada para wisatawan yang travelling.

Per Oktober 2021, Argentina sudah mulai menerima para wisatawan dari negara tetangga seperti Chile dan Uruguay. Dilansir dari Kompas.com, Argentina akan melepas pembatasan karantina travelling untuk seluruh wisatawan yang telah divaksinasi per 1 November 2021.

El-Chalten Travelling
Pegunungan El-Chalten (source: Pexels)

Vaksinasi dianggap lengkap jika wisatawan telah menerima vaksin yang diakui oleh Kementerian Kesehatan Argentina – seperti Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Covishield, Sputnik, Sinopharm dan Convidecia. Dengan demikian, penerima vaksin hanya perlu melampirkan hasil negatif PCR tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan dan menjalani tes rapid antigen di hari ke-7.

Untuk turis yang belum menjalani vaksinasi lengkap kala travelling, maka diwajibkan untuk menjalani persyaratan PCR dan antigen sebelumnya ditambah karantina wajib selama satu pekan. Langkah ini diambil oleh pemerintah Argentina untuk mencegah persebaran COVID-19 yang mulai menurun di dalam negeri.


Berikut 5 negara yang sudah membuka pembatasan travelling sebagai referensi liburan para JULOvers ke depannya. Walaupun sekilas sering terlewatkan, liburan sesekali tetap penting sebagai support system JULOvers. Seperti kredit digital JULO yang bisa menjadi support system secara finansial. Segala solusi dari bayar tagihan BPJS, e-commerce, tagihan listrik sampai scan QRIS ada dalam genggaman aplikasi JULO.

Yuk penuhi kebutuhan support system finansialmu dengan kemudahan fitur kredit digital ala JULO!

Saatnya #HidupkanHidupmu bersama JULO Kredit Digital!

JULO Travelling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *