Sosialisasi Online di Tengah Pandemi, Cara JULO Edukasi Mahasiswa Tentang Fintech

Indira A/ Press Release/ 0 comments

Salah satu perusahaan Financial Technology (Fintech) PT JULO Teknologi Finansial, atau yang biasa dikenal dengan JULO, turut berpartisipasi dalam Fintech Literacy Acceleration: Virtual Roadshow di dua kota di Indonesia selama bulan Oktober. Partisipasi tersebut merupakan salah satu wujud JULO dalam membantu Pemerintah mendorong  literasi keuangan di Indonesia.

Sebelumnya, JULO rutin mengadakan sosialisasi bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) sesuai dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diselenggarakan di berbagai kota di seluruh Indonesia. Namun, kondisi pandemi COVID-19 yang mewabah di tahun 2020 ini, tidak menyurutkan semangat para pelaku Fintech untuk tetap melakukan sosialisasi literasi keuangan di Indonesia secara online. 

Baca juga: Tetap Beroperasi, JULO Salurkan Pinjaman Produktif Nasabah di Masa Pandemi

Virtual roadshow yang diselenggarakan bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan Nasional di bulan Oktober tersebut, turut mengundang mahasiswa & mahasiswi asal Universitas Padjajaran Bandung & Universitas Sriwijaya Palembang dan masyarakat umum. Berdasarkan hasil survei OJK yang dilakukan pada 2019 lalu, tingkat literasi keuangan di Indonesia baru mencapai 38 persen. Di sisi lain, tingkat inklusi keuangan masih 76 persen. Sosialisasi fintech merupakan salah satu program dari pelaku industri keuangan untuk mendorong pemahaman finansial kepada berbagai lapisan masyarakat.     Head of Marketing JULO, Mikhal Anindita, tampil sebagai pembicara untuk mengedukasi peserta dengan topik “Bagaimana Memulai Bisnis dan Peran Fintech Membantu Perkembangannya di masa pandemi”. Selain itu, Mikhal juga mensosialisasikan tentang pengenalan fintech, manfaat fintech bagi masyarakat, hingga topik seputar fintech ilegal. 

Baca juga: Dorong Inklusi Keuangan Indonesia Timur, JULO Berpartisipasi dalam Acara FinEast 2020

“Tidak dipungkiri, masa pandemi memukul perekonomian masyarakat Indonesia secara luas. Namun sudah saatnya untuk bangkit dari keterpurukan dan kembali berkegiatan produktif.  Di samping memberikan fasilitas kredit, pelaku fintech lending termasuk JULO tidak berhenti untuk mengingatkan masyarakat untuk bijak meminjam dan teliti memilih pinjaman agar tidak jatuh ke perangkap fintech ilegal,” ungkap Mikhal. 

Tidak hanya JULO, beberapa Fintech lain seperti IkiModal, Optima dan AdaKami juga turut berpartisipasi dan memeriahkan virtual roadshow tersebut. Acara yang berlangsung selama 2 hari ini, mendapatkan respon positif dan antusiasme lebih dari 300 orang peserta yang hadir. “Sebagai fintech berizin, JULO berkomitmen untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. Melihat antusiasme generasi muda di Jawa maupun luar Jawa pada kegiatan edukasi finansial ini, kami optimis pertumbuhan literasi keuangan masyarakat akan terus meningkat,” tutup Mikhal.

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*