Simak 3 Tips Hadapi Darurat Finansial

JULOvers! Ketika kamu memiliki pendapatan sendiri, tentunya ada keinginan dalam diri untuk mewujudkan keinginan atau impian yang telah lama diidamkan. Namun, pernahkah kamu berfikir, bagaimana mengelola kondisi finansial kamu agar tetap stabil? Perlukah memiliki tabungan rencana? Padahal, mengelola kondisi finansial adalah hal yang penting. Salah satu hal penting yang harus kamu lakukan dalam mengelola kondisi finansial adalah dana darurat.

Dana darurat adalah sumber uang yang dialokasikan dari penghasilan untuk disisihkan namun dapat digunakan sewaktu-waktu ketika keadaan mendesak. Salah satu keuntungan dari dana darurat adalah bentuk perlindungan terhadap krisis yang mungkin saja terjadi. Mulai dari krisis ekonomi, ancaman PHK, kecelakaan, hingga biaya rumah sakit yang melonjak tinggi. Menyiapkan dana darurat penting untuk dilakukan agar kamu siap membayar tanggungan yang mendesak.

Baca juga: Kehilangan Pekerjaan Saat Masih Memiliki Hutang? Lakukan Hal-Hal Berikut Ini!

Dana darurat dapat digunakan apabila ada keluarga atau kerabat kamu masuk rumah sakit dan memerlukan biaya mendesak, atau dana darurat pun dapat kamu gunakan apabila sewaktu-waktu rumah kamu perlu untuk direnovasi karena berbagai kerusakan. Sebelum menyiapkan dana darurat, sebaiknya kamu menetapkan tujuan untuk membuat dana darurat. Buatlah daftar prioritas penggunaan dana yang akan digunakan dengan memanfaatkan dana darurat.

Secara umum, jumlah dana darurat ideal berkisar 4 sampai 6 kali pengeluaran rutin bulanan untuk lajang tanpa tanggungan. Jika kamu sudah menikah dan belum memiliki anak, dana darurat mu dan pasanganmu idealnya sebanyak 9 kali pengeluaran bulanan. Jika kamu sudah menikah dan memiliki anak, dana darurat idealnya sebanyak 12 kali pengeluaran bulanan. Menabung dana darurat adalah dasar tabungan yang mesti kamu miliki sebelum berinvestasi.

Nah JULOvers, dalam artikel kali ini JULO akan membagikan tips untuk menghadapi darurat finansial. Yuk, simak bersama-sama!

  1. Pahami Situasi

Untuk membuat tabungan rencana atau dana darurat, kamu harus terlebih dahulu memahami situasi yang ada. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Gunakan waktumu untuk merencanakan dana darurat tersebut akan digunakan untuk apa saja. Seperti misalnya saat kamu kehilangan pekerjaan, kecelakaan, atau terkena musibah lainnya.

  1. Buat Rencana

Setelah kamu memahami bahwa keadaan finansialmu sedang darurat, mulailah membuat rencana. Carilah cara untuk membayar pengeluaran mendadak tersebut. Kamu bisa klaim asuransi, atau sumber lainnya. Jika kamu tidak mengikuti program asuransi, kamu bisa menjual aset atau barang-barang yang memiliki nilai jual.

Baca juga: Ingin Buka Usaha di Tengah Pandemi? JULO Bisa Jadi Solusi!

  1. Gunakan Pinjaman Daring untuk Kebutuhan Mendesak

Pinjaman daring merupakan salah satu pilihan saat Anda membutuhkan dana untuk kebutuhan darurat. Dengan didukung proses pengajuan yang cepat dan kemudahan pencairan dana langsung ke rekening kamu. Namun, pastikan kamu memilih pinjaman daring yang telah berizin OJK agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti JULO telah berdiri sejak akhir tahun 2016 sudah termasuk ke pinjaman online berizin OJK yang menyediakan Kredit Tanpa Agunan dengan bunga mulai dari 0,1% perhari. Limit pinjaman mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 8.000.000 dan kamu juga bisa mencicil selama 6 bulan lho, JULOvers. Cara daftar di JULO juga mudah banget. Kamu cukup download aplikasi JULO di Google Playstore setelah itu isi formulir yang tersedia dan upload deh dokumen yang dibutuhkan.

Nah JULOvers, itu dia 3 tips untuk hadapi darurat finansial. Kesimpulannya dalam membuat rencana untuk menghadapi darurat finansial janganlah terburu-buru. Jika kamu memerlukan bantuan untuk merancang atau mengatur perencanaan dana darurat, jangan sungkan untuk mencari bantuan kepada pakar yang lebih profesional dibidangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *