#MelekFintech Part 1: Cari Tahu Sejarah & Perkembangan Fintech di Sini!

Indira A/ Keuangan & Bisnis/ 0 comments

JULOvers, kalian tentu sudah tidak asing lagi ya, dengan istilah Financial Technology atau yang biasa disebut dengan Fintech? Beberapa tahun terakhir, perkembangan Fintech di Indonesia dapat dikatakan begitu pesat dan cepat. Namun, walaupun sudah sering terdengar di telinga masyarakat, apakah kamu sudah tahu dan paham bagaimana seluk beluk sejarah serta perkembangan fintech? Yuk, kita cari tahu lebih dalam lewat artikel dari JULO kali ini!

JULOvers, kalian tentu sudah tidak asing lagi ya, dengan istilah Financial Technology atau yang biasa disebut dengan Fintech? Beberapa tahun terakhir, perkembangan Fintech di Indonesia dapat dikatakan begitu pesat dan cepat. Namun, walaupun sudah sering terdengar di telinga masyarakat, apakah kamu sudah tahu dan paham bagaimana seluk beluk sejarah serta perkembangan fintech? Yuk, kita cari tahu lebih dalam lewat artikel dari JULO kali ini!

Pengertian Fintech

Menurut National Digital Research Centre (NDRC), Fintech merupakan istilah yang dapat digunakan untuk menyebut inovasi dalam bidang jasa keuangan atau pun finansial. Intinya, sentuhan teknologi maupun pengembangan yang dilakukan terhadap sektor finansial. Tujuan utamanya tentu untuk membantu pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dengan memaksimalkan penggunaan teknologi untuk berbagai aspek pelayanan keuangan.

Sampai sini sudah paham ya, JULOvers? Kita lanjut, ya!

Mengenal Sejarah Singkat Fintech

Fintech pertama kali muncul di benua Eropa. Tepatnya, Fintech hadir dalam bentuk P2P Lending di Inggris pada tahun 2005 silam. Perusahaan P2P Lending pertama yang ada di Inggris dan benua Eropa tersebut bernama Zopa. Pemilik Zopa pada saat itu meilhat sebuah peluang untuk menghadirkan pengalaman terbaik dalam layanan keuangan dengan memberi akses yang mudah serta nilai bunga yang masuk akal serta nvestasi yang menjanjikan. Setelah itu, hadir juga P2P Lending Funding Circle yang telah menyalurkan lebih dari 40.000 dana pinjaman untuk para UMKM.

Setelah hadirnya Fintech di benua Eropa, benua lain pun mulai memperkenalkan Fintech. Ingin segera mengejar perkembangan Fintech di Eropa, P2P Lending pun hadir di benua Amerika pada tahun 2006. Fintech yang muncul diawal perkembangannya adalah Rosper Marketplace dan Lending Club. Fintech pun terus berkembang dengan pesat. Hal yang sama juga terjadi di Tiongkok. Perkembangan Fintech di Tiongkok dimulai pada tahun 2011.

Di Indonesia sendiri, Fintech mulai berkembang dan dikenal sekitar 3 tahun ke belakang. Pada tahun 2015, hadir Asosiasi Fintech Indonesia (AFI) yang bertujuan untuk menyediakan partner bisnis yang mumpuni. Kehadiran AFI menjadi salah satu pemicu perkembangan Fintech di Indonesia. Tepatnya pada tahun 2016, nama-nama perusahaan Fintech mulai bermunculan. Penggunaan internet di Indonesia yang kian meningkat, menjadi salah satu acuan pemerintah untuk menghadirkan inovasi dalam jasa keuangan. Hingga saat ini, lebih dari 150 fintech telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Baca juga: Wajib Tahu! List Terbaru Pinjaman Online yang Terdaftar dan Berizin OJK (Per Desember 2019)

Teknologi yang semakin maju turut serta menunjang perkembangan industri Fintech. Industri baru ini dianggap menjadi solusi tepat dan cepat untuk masalah transaksi keuangan sehari-hari. Terlebih lagi, dengan semakin banyaknya pengguna internet dan juga smartphone di Indonesia. Semuanya ingin yang serba praktis dan efisien, kan? Dengan manfaat dan dampak positif bagi penggunanya, Fintech mendapat dukungan dari Bank Indonesia yang telah berperan aktif di sektor Fintech ini. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk regulasi yang diharapkan dapat membuat industri Fintech berjalan aman dan sesuai aturan. Berikut regulasi dari Bank Indonesia tentang Fintech:

  1. Surat Edaran Bank Indonesia No. 18/22/DKSP perihal Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital. 
  2. Peraturan Bank Indonesia No. 18/17/PBI/2016 tentang Uang Elektronik. 
  3. Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. 

Peran Fintech Untuk Masyarakat

Kebutuhan yang mendesak, keuangan yang terbatas, seringkali membuat seseorang tidak memiliki pilihan lain selain meminjam uang untuk memenuhinya. Namun, jauh sebelum Fintech hadir dan berkembang di Indonesia, “meminjam uang” mungkin merupakan hal yang cukup sulit dan berat untuk dilakukan. Bayangkan saja, ketika tidak memiliki uang, kamu akan dihadapkan oleh beberapa pilihan. Pilihan pertama adalah meminjam ke kerabat, yang mewajibkan kamu untuk menghubungi kerabat atau bahkan langsung bertatap muka untuk meminjam uang. Berat? Sudah pasti. Banyak hubungan manusia berakhir tidak baik hanya karena unsur “uang”. 

Pilihan kedua adalah dengan meminjam ke Bank. Proses yang tergolong sulit dan memakan waktu tentu tidak lagi menjadi pilihan tepat saat seseorang membutuhkan dana darurat. Terakhir, pilihan yang seharusnya dihindari, namun masih banyak dipilih, yaitu rentenir. Rentenir identik dengan bunga pinjaman yang besar serta penagihan yang tidak sesuai dengan kode etik karena mereka tidak memiliki aturan tertulis dan regulasi yang mengatur. Oleh karena itu, jika kita simpulkan, ketiganya tentu bukan pilihan untuk menjadi solusi bagi seseorang yang sedang membutuhkan dana darurat. 

Baca juga: Raih Beragam Keuntungan Saat Menjadi Nasabah JULO!

Kehadiran Fintech di tengah-tengah masyarakat saat ini tentu memberikan kemudahan untuk bertransaksi dan mengakses produk keuangan lainnya. Sebagai contoh, hadirnya Peer 2 Peer Lending sangat memudahkan masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana darurat. Semula masyarakt dihadapkan dengan 3 pilihan yang tidak efektif seperti yang telah kita bahas di atas, namun kini hadirnya P2P Lending atau pinjaman online telah mempermudah segalanya. 

Tentang JULO

Pinjaman online saat ini telah banyak sekali hadir di Indonesia. Namun, masih banyak pula pinjaman online ilegal yang beredar. JULO merupakan salah satu pinjaman online legal yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan terdaftarnya JULO di OJK, kamu tidak perlu takut dan khawatir lagi saat mengajukan pinjaman. Kamu hanya perlu mendownload aplikasi JULO di sini, melengkapi data diri dan informasi yang diminta, memilih pinjaman sesuai dengan kebutuhan, dan voila! Dana akan segera dicairkan ke rekening kamu. 

JULO menawarkan pinjaman hingga 8 juta rupiah yang dapat dicicil hingga 6 bulan lamanya. Bunga yang ditawarkan juga rendah, mulai dari 0,1% per harinya sehingga tidak akan membebani peminjam. Semua proses dilakukan secara digital, dimana calon peminjam tidak perlu bertatap muka atau datang langsung ke kantor JULO hanya untuk mendapatkan pinjaman. JULO terus berupaya untuk memperbaiki dan mengembangkan teknologi aplikasinya agar dapat memberikan yang terbaik untuk calon nasabahnya. Jadi, masih ragu untuk pinjam di JULO? Yuk, ajukan pinjaman JULOmu sekarang! #UntungAdaJULO!

#UntungAdaJULO #PinjamanOnline #Pinjamanonlineterbaik #JULOIndonesia

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*