Pentingnya Memilih Fintech Berizin OJK, Pastikan Data Aman dengan JULO!

Indira A/ Keuangan & Bisnis, Tentang Pinjaman JULO/ 0 comments

JULOvers, perkembangan teknologi yang begitu pesat menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana. Seperti yang kita ketahui, Financial Technology (Fintech) atau yang biasa dikenal dengan pinjaman online telah “booming” selama beberapa tahun ke belakang di Indonesia. Hadirnya pinjaman online ini, tentu memudahkan orang-orang yang membutuhkan dana darurat untuk berbagai kebutuhan. Sebut saja kebutuhan sehari-hari, modal usaha, biaya kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi. Tidak semua orang mampu mengelola pendapatan atau gajinya dengan baik sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Setuju nggak?

Nah, hingga saat ini, telah hadir lebih dari 150 fintech telah terdaftar, diawasi dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Cek listnya di sini secara berkala ya. Fintech yang resmi terdaftar, diawasi dan berizin OJK tentu tidak perlu dikhawatirkan. Terutama, fintech berizin OJK. Akan tetapi, saat ini telah banyak beredar pinjaman online ilegal yang sangat meresahkan masyarakat karena dianggap sebagai “rentenir online”. Alih-alih membantu masyarakat dengan memberikan pinjaman darurat, pinjaman online ilegal ini malah membebani masyarakat yang terjerat dengan bunga yang mencekik. Banyak kasus pinjaman online ilegal yang berujung naas. 

Baca juga: Terbaru! 155 Pinjaman Online yang Terpercaya, Terdaftar dan Berizin OJK! (Per Oktober 2020)

Dalam artikel kali ini, JULO akan membahas mengapa kamu harus tahu pentingnya memilih fintech berizin OJK saat ingin mengajukan pinjaman uang. Walaupun kamu membutuhkan dana darurat, pastikan kamu tidak gegabah dan memilih fintech ilegal karena diiming-imingi limit besar dan proses pencairan yang cepat. Mungkin fintech ilegal memiliki penawaran di awal yang sangat menggiurkan, namun setelah kamu mendapatkan dana dari mereka, penawaran yang menggiurkan bisa langsung berubah menjadi malapetaka. Oleh karena itu, pastikan kamu tetap waspada dan memilih fintech berizin OJK ya!

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Berikut Daftar 33 Fintech/Pinjaman Online Berizin Resmi OJK

Simak alasan mengapa kamu harus pilih Fintech Berizin OJK: 

  1. Alasan Kamu Harus Pilih Fintech Berizin OJK: Besaran Bunga dan Denda Sesuai Aturan OJK

Alasan berikutnya mengapa kamu harus memilih fintech berizin OJK dibandingkan dengan fintech ilegal adalah karena bunga dan denda fintech berizin OJK mengikuti aturan OJK yang berlaku. Jadi, penentuan bunga dan denda tidak bisa semena-mena mengikuti kemauan perusahaan. 

Ketentuan Bunga Fintech 1200x628.png

OJK telah menyatakan bahwa bunga fintech terdaftar, diawasi dan fintech berizin OJK tidak boleh lebih besar dari 0.8% per hari atau 24% per bulannya. Selain itu, denda yang bisa dibebankan oleh fintech berizin kepada nasabahnya juga telah ditetapkan, yaitu maksimal 100% dari pokok. 

  1. Alasan Kamu Harus Pilih Fintech Berizin OJK: Keamanan Data Terjamin

Alasan pertama mengapa kamu harus memilih fintech berizin OJK adalah agar menjaga keamanan datamu. JIka kamu telah mencari tahu tentang pinjaman online, kamu mungkin nggak asing lagi dengan keluhan nasabah pinjol tentang cara penagihan yang tidak sesuai dengan kode etik. Bahkan, fintech ilegal tidak akan segan-segan menagih cicilan dengan cara meneror nasabah dan orang terdekatnya dengan cara menghubungi nomor telepon yang ada di daftar kontak handphone nasabah tanpa sepengetahuan dan izin nasabah. Ngeri banget, kan? 

Hal-hal seperti itu sudah dilarang keras oleh Asosiasi Pendanaan Fintech Indonesia (AFPI). Jika kamu memilih fintech berizin OJK, tentu hal ini tidak akan terjadi karena fintech berizin OJK berada di bawah payung aturan OJK dan AFPI. Selain fintech berizin OJK, kamu bisa memastikan fintech berizin OJK tersebut aman dan handal dalam mengelola datamu adalah jika fintech berizin OJK tersebut telah menerima Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 Full Scope. Di Indonesia, penerapan ISO 27001 telah dilakukan oleh perbankan dan kini bisa digunakan juga pada fintech.

JULO telah memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 Full Scope sejak tanggal 26 April 2019, menyusul kesuksesan meraih sertifikasi ISO yang sebelumnya hanya mencakup Business Process IT Operation di bulan Desember 2018.

Baca juga: JULO Raih Sertifikasi ISO 27001 Full Scope, Bukti Nyata Keamanan Data Nasabah

Sebagai fintech berizin OJK, tujuan dari Sertifikasi ISO Full Scope yang JULO miliki ini adalah untuk meningkatkan tingkat atau level keamanan informasi pada umumnya di dalam lingkungan perusahaan dan lebih khususnya keseluruhan lapisan departemen JULO. Selain itu, sertifikasi ini juga adalah upaya untuk mencegah rancangan keamanan informasi yang tidak layak di seluruh departemen fintech berizin JULO, serta mengoptimalkan efisiensi benteng keamanan dan proses keamanan informasi baik yang bersifat informasi internal perusahaan maupun informasi dari sisi pelanggan atau nasabah fintech berizin JULO. 

Dengan adanya sertifikasi ini, fintech berizin OJK JULO dapat memastikan serta menjamin berjalannya proses operasional perusahaan yang berasaskan prinsip akuntabilitas dan transparansi guna memenuhi aspek keamanan informasi yang baik.


Itu dia JULOvers, alasan pentingnya mengapa kamu harus memilih fintech berizin OJK. Tentunya selain bunga dan denda yang sesuai dengan aturan yang berlaku, keamanan datanya juga terjamin. Masih bingung pilih fintech berizin OJK yang tepat? JULO bisa jadi solusinya! JULO menawarkan pinjaman hingga 8 juta rupiah dengan tenor hingga 6 bulan lamanya. Nggak perlu khawatir, JULO memastikan setiap informasi dari pelanggan atau nasabah yang masuk ke dalam ke dalam proses bisnis JULO mendapat perlindungan khusus dan terjamin dari sisi keamanan datanya. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang dengan klik link berikut ini!

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*