Yuk, Kenali Kelebihan & Kekurangan Bisnis Waralaba!

Indira A/ Keuangan & Bisnis/ 0 comments

Waralaba atau yang lebih kita kenal dengan franchise adalah suatu bisnis untuk memperluas dan mendistribusikan barang atau jasa dengan cara membeli lisensi dagang. Simplenya, pemegang waralaba membayar biaya awal dan royalti yang telah ditentukan kepada pemilik merek waralaba. Setelah membayar, pemegang waralaba berhak untuk menggunakan merek dagang, logo, sistem bisnis waralaba serta hak untuk menjual produk waralaba. Beberapa waralaba juga memberikan manfaat lain, seperti training kepada pemegang waralaba sebelum mulai berdagang.

Konsep waralaba ini dapat menjadi peluang usaha yang bagus dan menjanjikan bagi para pelaku bisnis yang ingin membuat usaha, namun tidak ingin memulai usaha tersebut dari nol. Namun, sebelum memulai bisnis waralaba, ada baiknya kamu memperhatikan dulu kelebihan dan kekurangannya!

Baca juga: Rekomendasi Peluang Usaha Mudah Dengan Modal Minim

Kelebihan Bisnis Waralaba

1. Proses Lebih Cepat Karena Manajemen Bisnis Telah Terbentuk

Dibandingkan dengan membuka bisnis dari nol, bisnis waralaba akan mempersingkat waktu kamu untuk memulai bisnis. Ide bisnis, brand, hingga sistem-sistemnya pun telah terbentuk sebelumnya. Jadi, pemegang waralaba hanya tinggal menjalankannya saja tanpa harus pusing memikirkan persiapan bisnis dari awal.

2. Training & Panduan dari Pemilik Waralaba

Umumnya, pemilik waralaba akan memberikan training kepada pemegang waralaba sebelum mereka menjual produk atau jasanya. Selain itu, pemilik waralaba juga akan memberikan panduan dan rekomendasi berbagai macam hal kepada pemegang waralaba. Semuanya dilakukan untuk mempertahankan reputasi bisnis agar berjalan sesuai standar yang telah ditentukan dan memudahkan pemegang waralaba untuk menjalankan bisnisnya.

3. Merek Sudah Dikenal

Yang paling menggiurkan dari bisnis waralaba adalah dari sisi merk atau brand. Mungkin tujuan utama para pemegang waralaba adalah merk yang mereka jual sudah banyak dikenal masyarakat. Promosi yang dilakukan pun akan jauh lebih mudah karena merk sudah memiliki “nama” dan pasarnya sendiri. Butuh waktu yang lama untuk para pengusaha yang membangun bisnisnya dari 0, membangun merk dan reputasinya di mata masyarakat. Dengan waralaba, secara tidak langsung, kamu sudah memiliki konsumen tersendiri.

4. Biaya Relatif Murah

Dengan membuka bisnis waralaba, maka kamu tidak perlu pusing untuk memikirkan bagaimana caranya memasarkan bisnis kamu, karena pemilik waralaba sudah menyiapkan strategi tersendiri untuk memasarkan bisnis tersebut. Selain itu, umumnya harga waralaba cukup murah untuk bisnis skala kecil, misalnya minuman-minuman atau cemilan kekinian yang hanya menggunakan booth untuk menjual dagangannya. Biasanya, harga waralaba yang ditawarkan berkisar 3 juta hingga belasan juta rupiah, tergantung paket yang anda ambil. Sedangkan untuk franchise restoran, minimarket, dan sebagainya, pastinya dibanderol dari harga puluhan, ratusan juta hingga milyaran rupiah. Namun, harga yang tinggi itu memiliki kesempatan yang tinggi untuk mendapatkan manfaat lebih besar karena merknya sudah sangat familiar di masyarakat dan memiliki konsumen tetap tersendiri.

Walaupun terdengar menggiurkan, semua bisnis tentu memiliki risiko serta kekurangan dan kelebihannya tersendiri. Yuk, coba cari tahu tentang kekurangan bisnis waralaba sebelum memulainya!

Kekurangan Bisnis Waralaba

1. Bahan Baku Mengandalkan Pemilik Waralaba

Ketika memilih untuk membuka bisnis, kamu tentu perlu mencari supplier untuk barang atau jasa yang ingin kamu pasarkan. Tentunya, dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik. Namun, jika kamu menjalankan bisnis waralaba, kamu wajib menggunakan supplier yang telah ditentukan oleh pemilik waralaba. Kesepakatan tersebut juga sulit berubah, atau bahkan tidak dapat dirubah karena biasanya telah tertulis dalam kontrak sejak awal.

2. Inovasi Terbatas

Saat memiliki bisnis tertentu, tentunya kamu ingin membuat inovasi-inovasi baru agar menarik lebih banyak pelanggan. Jika kamu memiliki bisnis pribadi, kamu bisa dengan mudah melakukan hal ini. Akan tetapi, hal berbeda akan terjadi saat kamu menjalankan bisnis waralaba. Pemilik waralaba memiliki kendali penuh terhadap bisnis yang dimilikinya. Jadi, kamu harus mengikuti segala ketentuan dan peraturan yang telah disepakati sejak awal. Inovasi yang ingin kamu terapkan pada bisnismu mungkin akan sulit diaplikasikan, karena membutuhkan persetujuan dari pemilik mitra terlebih dahulu.

3. Sistem Bagi Untung

Pada waktu awal memilih bisnis waralaba, kamu tentu perlu membayar sejumlah uang yang telah ditentukan untuk membeli waralaba tersebut. Nah, selain biaya tersebut, sebagian besar pemilik waralaba menerapkan sistem bagi hasil, atau pembagian manfaat berupa royalti dari manfaat yang mitra dapatkan.

4. Reputasi Bisnis Sangat Berpengaruh

Yang terakhir adalah reputasi bisnis. Agar lebih mudah dipahami, asumsikan dengan cara seperti ini: Selama dijalankan, sebuah bisnis tentunya memiliki risiko dan permasalahan yang akan dihadapi. Ketika ada masalah yang terjadi pada mitra waralaba lain, bisnis yang dimiliki oleh mitra lain juga pasti akan terkena imbas karena menggunakan nama bisnis dan produk yang sama. Hal tersebut sangat riskan. Jika terjadi, hal tersebut bisa menyebabkan penurunan penghasilan waralaba.

Itu dia kekurangan dan kelebihan bisnis waralaba, JULOvers. Kesuksesan bisnis memang tergantung bagaimana kamu menjalankannya. Jika kamu lebih suka menjalankan bisnis pribadi, maka kamu memiliki manfaat pada kuasa dan kendali penuh untuk menjalankan bisnismu. Akan tetapi, kamu perlu memulai semuanya dari nol dan membangunnya dengan effort yang lebih besar. Namun, jika kamu memilih untuk bisnis waralaba, maka kamu bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya dari poin-poin yang telah disebutkan diatas.

Tertarik menjalankan bisnis waralaba, namun kekurangan modal? JULO dapat memberikan pinjaman online hingga 8 juta rupiah dengan masa pengembalian maksimal 6 bulan, lho. Yuk, install aplikasi JULO via Google Play Storemu, isi data yang diperlukan dan ajukan pinjamanmu sekarang!

Baca juga: Ingin Meraup Keuntungan Besar Walau Tidak Kerja Kantoran? Yuk, Coba 4 Usaha Rumahan Ini!

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*