Kehilangan Pekerjaan Saat Masih Memiliki Hutang? Lakukan Hal-Hal Berikut Ini!

Hera Oktavia/ Gaya Hidup, Karir & Pendidikan/ 0 comments

JULOvers, seperti yang orang-orang sering katakan bahwa hidup layaknya roda yang berputar. Rotasinya sangat cepat, hari ini kita merasa sedang di atas, hidup nyaman dan tenang. Gaji mencukupi kebutuhan, masih bisa membayar angsuran dengan lancar, dan memperoleh segala macam tunjangan dari perusahaan. Namun, bisa saja keesokan harinya kita berada di bawah, mengalami hal-hal yang tidak diinginkan misalnya mengalami musibah, atau bahkan di masa pandemi ini banyak pekerja yang terpaksa harus di PHK oleh perusahaan, demi perusahaan tetap beroperasi dalam kondisi keuangan yang menurun.

Akan menjadi masalah apabila terkena PHK ketika hutang belum lunas. Terkena PHK ketika hutang belum lunas, otomatis membuat pemasukan berkurang, angsuran terancam tidak dapat dibayarkan. Apalagi jika kamu tidak memiliki usaha sampingan di luar pekerjaan utama kamu.

Baca juga: Kredit Tanpa Agunan JULO untuk Penuhi Kebutuhan Menjelang Akhir Tahun

Terkena PHK ketika hutang belum lunas memang membuat panik. Namun, cobalah untuk tetap tenang dan hadapi dengan pikiran yang jernih. Karena setiap masalah, pasti akan ada solusi. Beberapa solusi yang akan JULO sarankan ini bisa diterapkan apabila hal tersebut menimpa kamu. Kita simak bersama-sama!

  1. Maksimalkan Pesangon yang Kamu Dapatkan

Jangan berkecil hati karena terkena PHK ketika hutang belum lunas. Menurut Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, besarnya pesangon berkisar antara satu hingga sembilan kali tergantung pada masa kerja karyawan pada suatu perusahaan tersebut. Jika karyawan telah bekerja selama kurang lebih 8 tahun ke atas, maka karyawan tersebut akan mendapatkan sembilan kali gaji. Selain itu perusahaan juga harus membayar uang penghargaan masa kerja yang nilainya berkisar antara dua hingga sepuluh kali upah pegawai tergantung masa kerja. Sedangkan pegawai dengan masa kerja 24 tahun atau lebih mendapatkan uang penghargaan sebanyak sepuluh kali upah pegawai. Pastikan HRD di perusahaan anda membayar hak-hak anda ketika mereka menimpakan PHK pada anda.

Setelah itu, kamu bisa gabungkan uang pesangon yang kamu dapatkan dari perusahaan dengan uang tabungan yang kamu miliki. Coba pertimbangkan jumlah dari uang pesangon dan tabungan kamu, apakah setelah kamu melakukan pembayaran angsuran, sisa uang tersebut masih mencukupi kebutuhan mu? Kalau memang masih mencukupi, sebaiknya kamu lunasi hutangmu agar nantinya kamu tidak memiliki tanggungan lagi. Jadi, walaupun terkena PHK ketika hutang belum lunas, kamu tetap bisa membayar angsuran bahkan jika memungkinkan kamu bisa melunasi angsuran sekaligus.

  1. Jual Aset yang Kamu Miliki

Memiliki aset menjadi hal yang penting. Entah itu aset berupa emas, tanah, rumah, dan lain-lain. Dalam kasus terkena PHK ketika hutang belum lunas, aset yang kamu miliki akan sangat membantu. Apabila uang tabungan dan pesangon yang kamu dapatkan dari perusahaan belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar angsuran, kamu dapat menjual aset yang kamu punya sebagai tambahannya. Jangan takut kehilangan aset-aset yang telah kamu kumpulkan, karena nanti pada saat kamu telah mendapatkan pekerjaan kembali, dan semoga pekerjaan yang baru lebih baik dari yang sebelumnya, kamu bisa menabung kembali untuk membeli aset yang kamu inginkan.

  1. Cobalah Menjadi Freelancer

Pada saat terkena PHK ketika hutang belum lunas, kamu dapat mencoba peluang pekerjaan sebagai pekerja harian lepas dengan bidang yang kamu kuasai. Contohnya Graphic Designer. Di era digital seperti sekarang ini, desain konten bisa menjadi rajanya. Saat memiliki kemampuan grafik dan desain, banyak kesempatan emas yang dapat diambil. Contoh lainnya sebagai Editor. Beberapa tahun kebelakang, banyak sekali aplikasi-aplikasi novel online dengan penulis-penulis yang profesional. Kamu sebagai editor freelance dapat menggaet penulis-penulis tersebut untuk bekerja sama dengan kamu sebagai editornya, sebelum tulisan mereka naik ke proses percetakan.

Selain itu, cobalah mencari waktu yang fleksibel untuk menjadi freelancer agar kamu tetap bisa mengikuti interview pekerjaan yang lain. Isi waktu kosong dengan mencari pekerjaan yang baru. Meskipun terkena PHK ketika hutang belum lunas, tetaplah produktif.

Baca juga: Simak Alasan Mengapa UMP 2021 Tak Naik & 5 Provinsi yang Tetap Menaikkan UMP 2021

Nah JULOvers, itu solusi yang bisa JULO bagikan untuk yang terkena PHK ketika hutang belum lunas. Semoga dapat membantu pada saat pikiran kalut karena memikirkan hutang pada saat terkena PHK ketika hutang belum lunas. Tetap semangat walaupun terkena PHK ketika hutang belum lunas. Harus kamu ingat, apapun keadaan dan masalahmu saat ini, selalu ada solusi dan dukungan dari orang-orang terdekatmu. 🙂

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*