JULO Dukung BIK 2021, Apa Itu Inklusi Keuangan?

Memasuki bulan Oktober 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Industri Jasa Keuangan menggelar kegiatan tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021. Beberapa perusahaan Fintech – seperti JULO – turut mendukung acara ini dengan memberikan sosialisasi terkait produk dan jasa keuangan.

Sebelum membicarakan ini lebih lanjut, mungkin ada JULOvers yang belum paham dan bertanya apa itu inklusi keuangan? Berikut akan JULO jabarkan lebih lanjut ya!

Apa Itu Inklusi Keuangan?

JULO BIK 2021

Inklusi keuangan dapat diartikan sebagai akses bagi setiap orang atau bisnis untuk bisa memanfaatkan produk ataupun layanan keuangan. Inklusi keuangan juga berperan penting untuk dapat memenuhi segala kebutuhan manusia, seperti pembayaran, tabungan, kredit serta asuransi yang dapat dijalankan secara efektif dan berlanjut.

Akses keuangan sebenarnya adalah hak dasar untuk meningkatkan kualitas hidup. Hal ini bisa sebatas kepemilikan rekening di bank, yang dapat berkembang menjadi bermacam produk keuangan seperti asuransi, investasi dan produk kredit layaknya JULO Kredit Digital.

Baca Juga: JULO Dorong Inklusi Keuangan dari Pulau Jawa Hingga Tanah Papua

Sayangnya, akses keuangan ini masih belum merata bagi setiap warga Indonesia. Hal ini tercatat dari indeks inklusi keuangan Indonesia pada tahun 2019 yang masih rendah yaitu 76%. Tertinggal jauh dari Singapura di 98% dan Malaysia di 85% berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK).

Manfaat Inklusi Keuangan

JULO BIK 2

Jika dilansir dari Bank Dunia, peningkatan inklusi keuangan akan memiliki manfaat berikut:

  • Mendukung stabilitas sistem keuangan.
  • Meningkatkan efisiensi perekonomian.
  • Mendukung ekspansi pasar keuangan.
  • Menyumbangkan potensi pasar baru bagi fintech dan perbankan.
  • Meningkatkan Human Development Index (HDI) di Indonesia.
  • Berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara berkelanjutan.

Dengan adanya inklusi keuangan, otomatis setiap orang akan memiliki akses untuk bisa memanfaatkan produk dan layanan keuangan. Hal ini tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat dan pada akhirnya mampu memutar roda perekonomian Indonesia dengan lebih maksimal.

Baca Juga: JULO Menangkan Penghargaan Inclusive Fintech 50, Kompetisi Global Fintech untuk Dorong Inklusi Keuangan

Dukungan JULO terhadap Inklusi Keuangan

JULO BIK 3

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan tingkat inklusi keuangan Indonesia sebesar 90% pada tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan sinergi dari beragam penyedia jasa keuangan – termasuk JULO dengan layanan kredit digital yang memudahkan para pengguna.

Sebagai fintech legal terdaftar dan berizin OJK, JULO menawarkan beragam fitur kredit digital lengkap seperti:

  • Tarik Dana
  • Kirim Dana
  • Bayar Tagihan Listrik
  • Bayar E-commerce
  • Beli Pulsa & Data
  • Bayar Kartu Prabayar
  • Bayar BPJS
  • Scan QRIS
  • Top-up e-wallet

Selain kelengkapan layanan ini dapat diakses dalam genggaman, JULO Kredit Digital juga menawarkan limit tinggi hingga 15 juta rupiah dengan tenor fleksibel dan bunga rendah dari 0.1% per hari. Dengan demikian, JULOvers dapat mengatur keuangan dengan lebih efektif serta produktif. Dalam jangka panjang, inklusi keuangan pun dapat tercapai dan kualitas hidup dapat lebih meningkat.

Baca Juga: JULO Kredit Digital Lengkapi Fitur dari Isi Pulsa Sampai Scan QRIS, Ajak Indonesia untuk Hidupkan Hidupmu


Berikut beberapa hal mengenai inklusi keuangan dan dukungan JULO di dalamnya. Hal ini tentunya sejalan dengan tujuan JULO yang ingin memberdayakan masyarakat Indonesia agar mampu mencapai kondisi keuangan yang stabil sehingga kualitas hidup mereka meningkat.

Yuk ikut bergabung dalam gerakan inklusi keuangan Indonesia dan rasakan kemudahan kredit digital dalam genggaman dengan JULO!

Saatnya #HidupkanHidupmu dan wujudkan inklusi keuangan bersama JULO Kredit Digital!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *