Gelar Resepsi Pernikahan di Masa Pandemi? Ini Poin Penting Protokol Kesehatan yang Harus Diterapkan!

Hera Oktavia/ Gaya Hidup/ 0 comments

Halo JULOvers! Masa pandemi yang tengah mewabah saat ini tidak mengurungkan niat pasangan-pasangan yang ingin menggelar resepsi pernikahan. Baik itu resepsi pernikahan yang digelar secara intimate maupun digelar secara besar-besaran. Di awal masa pandemi, resepsi pernikahan sempat dilarang oleh pemerintah, dengan alasan menggelar resepsi pernikahan akan menciptakan cluster baru Covid-19.

Jika ada yang bertanya, apa sudah boleh menggelar resepsi pernikahan di masa PSBB kali ini? Jawabannya, sudah boleh. Asalkan kamu menerapkan protokol kesehatan resepsi pernikahan yang ketat. Jangan sampai setelah hari bahagia kamu terlaksana, malah berujung duka akibat banyaknya orang yang terpapar Covid-19.

Di masa PSBB ini pemerintah telah menetapkan apa saja protokol kesehatan resepsi pernikahan yang harus dilakukan, khususnya pemerintah DKI Jakarta. Maka dari itu, saat ini sudah semakin banyak pasangan-pasangan yang menggelar resepsi pernikahan dengan protokol kesehatan resepsi pernikahan.

Baca juga: Pinjaman 8 Juta dari JULO, Bisa untuk Tambahan Biaya Pernikahan Intimate Masa Pandemi

Bagi kamu yang ingin menggelar resepsi pernikahan, tapi belum tahu apa saja protokol kesehatan resepsi pernikahan yang harus diterapkan. Yuk, simak bersama poin penting protokol kesehatan resepsi pernikahan yang harus diterapkan.

  1. Kapasitas orang yang akan mengisi gedung maksimal 25%
  2. Jarak antar kursi minimal 1,5 meter
  3. Tidak diperkenankan ada prasmanan makanan/catering
  4. Tidak ada antrian tamu untuk makan dan minum
  5. Alat makan dan minum wajib disterilisasi
  6. Makan dan minum hanya dilayani oleh petugas dan disajikan di meja tamu
  7. Saat memberikan ucapan selamat kepada pengantin, tamu hanya diperkenankan bernamaste saja untuk menghindari kontak fisik secara langsung dan duduk di tempat yang sudah disediakan dan dilarang berjalan atau hilir mudik
  8. Bila ada musik, tidak diperkenankan ada yang menyumbang lagu
  9. Dilarang standing party
  10. Tidak diperkenankan meminta difotokan menggunakan HP pribadi
  11. Saat berfoto dilarang melepas masker
  12. Dilarang membawa anak dengan usia dibawah kurang dari 9 tahun dan lansia dengan usia lebih dari 60 tahun
  13. Tidak disarankan pemberian amplop langsung
  14. Data tamu tercatat lengkap
  15. Ucapan berupa karangan bunga dilarang
  16. Pihak penyelenggara wajib melakukan pengecekan suhu kepada tamu yang hadir serta melaporkan kegiatan acara setelah selesai, khususnya terkait penerapan protokol acara ke Dinas Parekraf dengan tembusan Sudin Parekraf wilayah kota

Baca juga: Kredit Tanpa Agunan JULO untuk Penuhi Kebutuhan Menjelang Akhir Tahun

Nah itu dia JULOvers, poin penting protokol kesehatan resepsi pernikahan yang harus diterapkan. Secara prosedur, protokol kesehatan resepsi pernikahan ini memang terasa menyulitkan. Namun, demi tidak terciptanya cluster baru Covid-19, ada baiknya protokol kesehatan resepsi pernikahan tersebut diterapkan ya, JULOvers! 

Disamping protokol kesehatan resepsi pernikahan, bagi kamu yang berdomisili di DKI Jakarta dan berencana menggelar resepsi pernikahan di gedung, tapi masih bingung, gimana sih cara mengajukan persetujuan teknis untuk acara pernikahan di gedung selama masa pandemi? Jangan khawatir, JULO akan membagikan cara pengajuan persetujuan tersebut.

  1. Manajemen atau penanggung jawab tempat kegiatan cukup 1 kali mengajukan permohonan ke Disparekraf (berlaku seterusnya sesuai ketentuan)
  2. Pengajuan persetujuan teknis (meeting / seminar / workshop / akad nikah / pemberkatan) untuk hotel bintang 4, 5 dan resto ke Dinas Parekraf, serta hotel bintang 1, 2, dan 3 ke kantor Sudin Parekraf di wilayah kota administrasi dan kabupaten masing-masing.
  3. Pengajuan pembukaan usaha kembali resepsi pernikahan, semua hotel dan resto, mengajukan ke Dinas Parekraf DKI Jakarta

Jadi bagaimana, JULOvers? Sulit dan rumit? Namun tetap ikuti saja peraturan dan protokol kesehatan resepsi pernikahan yang ada demi kesuksesan hari bahagia kamu. Pastikan kamu sudah memikirkan matang-matang konsekuensi menggelar resepsi pernikahan ya, JULOvers!

Nah, apabila pengajuan persetujuan teknis untuk acara pernikahan di gedung dan protokol kesehatan resepsi pernikahan telah disiapkan, namun ternyata masih ada kebutuhan yang terlewatkan untuk resepsi pernikahan yang belum terpenuhi dan membutuhkan biaya. Kabar baik jika uang untuk resepsi pernikahan masih tersisa. Yang menjadi permasalahan adalah ketika uang untuk resepsi pernikahan telah habis.

Namun di zaman serba canggih ini, kamu tidak perlu merasa khawatir apabila membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak. Kamu bisa gunakan pinjaman 8 juta dari JULO untuk uang tambahan resepsi pernikahan kamu. Caranya mudah, kamu hanya perlu mendownload aplikasi JULO di Google Play Store, setelah itu isi formulir yang tersedia pada aplikasi dan upload dokumen yang dibutuhkan. Tunggu verifikasi dalam hitungan menit, dan uang akan langsung ditransfer ke rekening kamu.

Baca juga: Liburan Saat Pandemi? Ini Syarat Naik Pesawat dan Kereta Jelang Libur Cuti Bersama!

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*