Berencana Liburan Akhir Tahun? Perhatikan dulu Aturan Terbaru Berikut Ini!

JULO/ Gaya Hidup/ 0 comments

JULOvers, masa pandemi yang telah mewabah selama lebih dari setengah tahun telah membuat banyak orang merasa jenuh, bosan, hingga stres. Pandemi tidak hanya berdampak pada sektor-sektor seperti ekonomi, ketenaga kerjaan, pariwisata, dan masih banyak lagi. Bahkan, hampir semua sektor terdampak pandemi. Selain itu, pandemi juga berdampak kepada kesehatan tubuh dan mental masyarakat. 

Baca juga: Tetap Beroperasi, JULO Salurkan Pinjaman Produktif Nasabah di Masa Pandemi

Setelah beberapa bulan melewati masa PSBB yang begitu ketat, kini banyak sektor pariwisata yang mulai bangkit kembali. Jadi, sudah mulai banyak nih masyarakat yang memutuskan untuk berlibur sejenak setelah menghabiskan banyak waktu di rumah aja. Namun nyatanya, kasus COVID-19 di Indonesia belum kunjung membaik lho. Meskipun PSBB telah diterapkan dibanyak daerah dan telah dilakukan juga beragam pencegahan, kasus COVID-19 masih terus bertambah setiap harinya. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan sejumlah regulasi untuk transportasi umum. Khususnya pesawat, kereta api dan kapal laut. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus COVID-19. 

Baca juga: Berniat Staycation Saat Pandemi? Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini!

Nah JULOvers, apakah kamu berencana untuk liburan di akhir tahun hingga awal tahun nanti? Sebelum memutuskan untuk berlibur menggunakan transportasi umum, pastikan kamu memperhatikan aturan dari Surat Edaran pertama yang diterbitkan Satgas Penanganan Covid-19 pada 19 Desember 2020. Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tersebut mengatur protokol kesehatan dalam perjalanan selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Perhatikan poin penting syarat liburan akhir tahun ini ya!

Syarat liburan akhir tahun:

Syarat naik transportasi umum untuk liburan pertama yang perlu kamu patuhi adalah dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini memang mungkin sudah sangat sering dibahas dan disampaikan oleh pemerintah dan berbagai institusi, namun belum semua orang paham dan menerapkan protokol ini. Protokol yang merupakan syarat naik transportasi umum untuk liburan adalah protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Jadi, sebelum kamu bepergian menggunakan transportasi umum, pastikan kamu melakukan 3M tersebut mulai dari keberangkatan, perjalanan, kedatangan hingga kepulanganmu ke kota asal.

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Surat RT-PCR negatif  COVID-19 untuk Perjalanan ke Bali

Syarat liburan akhir tahun yang kedua ditujukan untuk kamu yang berniat untuk berlibur ke Pulau Bali. Jika kamu menggunakan transportasi udara/pesawat, kamu wajib menunjukkan surat keterangan hasil tes RT-PCR negatif COVID-19, paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan. 

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Surat Rapid Test Antigen Negatif COVID-19 untuk Pengguna Transportasi Darat & Laut Tujuan Bali

Syarat liburan akhir tahun yang perlu kamu perhatikan berikutnya adalah jika kamu menggunakan transportasi darat atau laut, kamu wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen maksimal 3x 24 jam sebelum keberangkatan.

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Surat Rapid Test Antigen Negatif COVID-19

Syarat liburan akhir tahun untuk perjalanan dari dan ke pulau Jawa, serta di dalam pulau Jawa (antar Provinsi/Kab/Kota) diatur hal-hal sebagai berikut:

-Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antar kota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan liburan akhir tahun.

Baca juga: Liburan Saat Pandemi? Ini Syarat Naik Pesawat dan Kereta Jelang Libur Cuti Bersama!

-Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat baik pribadi maupun umum, diimbau menunjukkan rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan, dan wajib mengisi e-Hac Indonesia. Pengisian e-Hac Indonesia bersifat wajib bagi pelaku perjalanan seluruh moda transportasi umum maupun pribadi, terkecuali bagi moda transportasi kereta api. 

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Anak di bawah Usia 12 Tahun Tidak Wajibkan Tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen

Syarat liburan akhir tahun berikutnya adalah anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan. Catat ya, JULOvers

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Perjalanan Rutin Pribadi atau Rutin Tidak Diwajibkan Menunjukan Surat Hasil Rapid Test

Perjalanan rutin di Pulau Jawa dengan moda transportasi laut yang bertujuan melayani pelayaran lokasi terbatas antarpulau atau antarpelabuhan domestik dalam satu wilayah aglomerasi atau dengan transportasi darat, baik pribadi maupun umum, di satu wilayah aglomerasi perkotaan (Jabodetabek) tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan ya JULOvers.

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Selain Bali dan Jawa, Rapid Test Berlaku 14 hari

Syarat liburan akhir tahun berikutnya yang perlu kamu perhatikan adalah selain perjalanan ke Pulau Bali, dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, hasil rapid test antibodi masih boleh digunakan dan berlaku selama 14 hari. 

  • Syarat Liburan Akhir Tahun: Negatif Menunjukan Gejala? Tunda Liburanmu

Syarat liburan akhir tahun yang perlu kamu perhatikan adalah jika hasil rapid test antigenmu nonreaktif atau negatif namun tubuhmu menunjukan gejala-gejala COVID-19, kamu wajib menunda liburanmu. Kamu juga tidak akan diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan akan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR serta isolasi mandiri hingga hasil pemeriksaan selesai

Baca juga: Aksi JULO Peduli Nasabah di Masa Krisis Pandemi COVID-19

Itu dia JULOvers, syarat liburan akhir tahun yang perlu kamu perhatikan. Poin-poin yang tidak kalah penting lainnya bisa kamu temukan di sini ya JULOvers. Jika kamu masih merasa betah di rumah saja dan bisa melakukan kegiatan lain untuk mengurangi stres dan rasa jenuh, ada baiknya kamu menunda liburan akhir tahun untuk mencegah penularan wabah COVID-19. Ingat, kasus COVID-19 di Indonesia setiap harinya masih terus bertambah lho. Jika masa PSBB ditempat tinggalmu sudah berakhir dan tempat pariwisata sudah mulai beroperasi, bukan berarti wabah COVID-19 sudah selesai dan hilang. Sebelum berlibur, pastikan kamu telah mempertimbangkannya matang-matang ya. Stay safe and healthy, JULOvers!

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*