5 Tips Ampuh Mengatur Keuangan Menuju Lebaran

JULO/ Gaya Hidup, Keuangan & Bisnis/ 0 comments

Mengatur keuangan menuju lebaran menjadi salah satu tantangan besar. Lebaran menjadi salah satu momen hari raya yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Kebersamaan yang biasanya tercipta melalui kumpul keluarga saat hari raya tak bisa tergantikan. Kadang, banyak orang yang tidak bisa mengontrol keuangannya sehingga tak sadar telah menguras pengeluaran secara sedemikian rupa.

Hal seperti ini harus dihindari. Jangan sampai setelah merayakan hari raya secara besar-besaran, keadaan uang menjadi memprihatinkan. Bahkan tabungan habis tak tersisa, sehingga hanya mengandalkan gaji bulanan.

Sebelum melakukan pengeluaran menjelang hari raya untuk makan opor dan ketupat, memberi amplop kepada sanak saudara, dan bersedekah; ada baiknya untuk membuat perencanaan keuangan. Dengan merinci pos-pos pengeluaran yang akan dilakukan.

Simak tips berikut agar tak bokek setelah lebaran!

  1. Buat Pos Pengeluaran

Membuat pos pengeluaran berarti mencatat segala bentuk pengeluaran yang sudah dilakukan atau akan dilakukan. Pos pengeluaran ini dilakukan agar perencanaan keuangan lebih teratur dan diharapkan tidak over budget. Jadi, pengeluaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan tabungan yang dimiliki.

  1. Lakukan Pembukuan Khusus

Jika sudah melakukan pos pengeluaran, lakukanlah pembukuan khusus untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran menjelang lebaran. Pembukuan ini dikhususkan untuk hal-hal yang dibutuhkan untuk lebaran. Hal ini dilakukan agar perencanaan keuangan lebih jelas dan tak memakai teknik perkiraan.

  1. Sisakan Dana Darurat

Jangan gunakan seluruh pemasukanmu untuk hari raya lebaran. Sisakan setidaknya 5% – 10%. Ingat, dana darurat penting untuk disisihkan, terlebih jika hanya memiliki satu pintu pendapatan saja. Dikarenakan kita tidak bisa menebak apa yang akan terjadi di depan, ‘kan?

  1. Jangan Gunakan Seluruh THR

Lebaran artinya mendapat Tunjangan Hari Raya (THR), yeay! Eits, jangan terlalu senang dulu. Jangan sampai kesenangan itu membuat lapar mata dan berakhir membeli semua hal, padahal tidak semuanya dibutuhkan. Bisa saja THR digunakan untuk kebutuhan yang terkait orang lain (membayar gaji/THR asisten rumah tangga), membayar zakat keluarga, ataupun disisihkan untuk dana investasi. 

  1. Membuka Peluang Bisnis Sampingan saat Lebaran

Jika keadaan keuangan masih kurang untuk persiapan lebaran, membuka bisnis baru kecil-kecilan bisa menjadi salah satu solusi. Misalnya, berjualan kue kering, berjualan takjil, atau menjual baju-baju Muslim. Dengan adanya bisnis kecil baru, diharapkan dapat menambah pemasukan yang kurang. Siapa tau, dari bisnis kecil lama-lama akan menjadi bisnis besar yang menjanjikan, tentu jika ditekuni. Jika belum mempunyai modal, bisa mengajukan kredit digital di JULO. Dengan kredit digital JULO, kamu bisa mengajukan pinjaman hingga 15 juta dengan bunga 0,1% per hari. Download aplikasi JULO sekarang juga di sini untuk pengajuan kredit digital!

Nah, itulah 5 tips ampuh mengatur keuangan menuju lebaran. Ingat, momen lebaran bukanlah momen untuk berfoya-foya. Perencanaan keuangan akan berjalan baik jika mengetahui mana kebutuhan dan keinginan. Yang terpenting adalah kebersamaan dan kehangatan bersama keluarga, pun jangan lupa bersedekah.

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*