Syarat Penerbangan Terbaru, 3 Surat Ini Penting Disiapkan!

Dengan menurunnya angka kasus COVID-19 di Indonesia, banyak sektor yang sebelumnya lumpuh secara perlahan mulai hidup kembali – seperti contohnya sektor penerbangan. Menanggapi ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerbitkan syarat penerbangan terbaru yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 93 Tahun 2021.

Meskipun kondisi COVID-19 sudah dikategorikan pada situasi rendah menurut standar WHO, pandemi tetap masih belum selesai. Oleh karena itu, penerapan disiplin protokol kesehatan tetap tidak boleh kendor.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri – Safrizal ZA (dilansir dari detik)

Di tengah situasi yang tidak pasti seperti sekarang ini, peraturan penerbangan juga sering berubah dari waktu ke waktu. Hal ini juga yang membuat banyak orang termasuk JULOvers bertanya-tanya mengenai syarat penerbangan terbaru. Jika disimak secara teliti, sebenarnya ada 3 dokumen yang selalu penting disiapkan untuk syarat dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Travelling Luar Negeri, 5 Negara Ini Sudah Buka Akses Wisata

Lantas apa saja 3 dokumen penting tersebut? Berikut sudah JULO rangkum spesial untuk JULOvers berikut dengan syarat penerbangan terbaru yang wajib diikuti.

1. Surat Tes Pemeriksaan PCR / Antigen

syarat penerbangan terbaru PCR
(source: shutterstock)

Sebagai syarat perjalanan, penting bagi setiap orang untuk membuktikan bahwa dirinya bebas dari virus COVID-19. Pembuktian ini dilakukan melalui tes pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) atau bisa juga antigen sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk suatu perjalanan.

Untuk JULOvers yang masih bingung dengan bedanya PCR dan antigen, singkatnya tes PCR mendeteksi materi genetik virus dan antigen hanya mendeteksi senyawa protein yang dikeluarkan virus. Dengan begitu, tes PCR memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibanding antigen.

Setelah sebelumnya tes PCR diwajibkan, syarat penerbangan terbaru per 3 November 2021 memperbolehkan penumpang yang sudah menjalani vaksinasi tahap dua untuk menggunakan hasil tes antigen. Akan tetapi, JULOvers tidak bisa menjalani tes di sembarang tempat, melainkan di 900 laboratorium yang terhubung dengan sistem New-All Record (NAR) pemerintah.

2. Electronic Health Alert Card (eHAC)

syarat penerbangan terbaru ehac
(source: shutterstock)

eHAC merupakan singkatan dari Electronic Health Alert Card yang digunakan sebagai pendataan perjalanan orang-orang untuk meminimalisir risiko penyebaran virus COVID-19. Untuk dapat mengisi eHAC, JULOvers wajib mengunduh aplikasi PeduliLindungi terlebih dahulu dari Google Play atau App Store.

Akan lebih baik jika eHAC diisi secepatnya sebelum JULOvers tiba di bandara. Saat melakukan check-in, kamu perlu menunjukkan eHAC sebagai syarat penerbangan terbaru sebelum dapat memasuki area onboarding.

Baca Juga: Travelling Luar Kota, Ini Dia 5 Hotspot Kuliner di Bogor

Berikut tahapan untuk mengisi eHAC dalam aplikasi PeduliLindungi:

  1. Buka aplikasi PeduliLindungi.
  2. Pilih menu eHAC.
  3. Akan ada 2 pilihan eHAC yang tersedia. Pilih domestic eHAC jika kamu bepergian di dalam negeri atau international eHAC jika kamu kembali dari luar negeri.
  4. Lengkapi data diri pada registrasi, seperti kewarganegaraan, NIK, nama lengkap, gender, tempat tanggal lahir dan tujuan perjalanan sesuai data.
  5. Lengkapi data perjalanan seperti kota asal, kota tujuan, alamat tujuan , nama airline, nomor penerbangan, nomor kursi serta tanggal keberangkatan dan kedatangan.
  6. Isi form Pernyataan kesehatan sesuai dengan kondisi kesehatan.
  7. Konfirmasi seluruh data dan eHAC JULOvers sudah siap.

3. Sertifikat Vaksin

syarat penerbangan kartu vaksin
(source: shutterstock)

Sertifikat vaksin menjadi salah satu syarat penerbangan terbaru yang mutlak untuk dimiliki. Sekarang ini juga JULOvers tidak perlu mencetak sertifikat vaksinasi dalam bentuk kartu atau fisik karena semuanya sudah terdaftar di aplikasi PeduliLindungi. Tentunya hal ini sangat memudahkan karena tidak banyak dokumen cetak yang wajib disiapkan.

Tidak hanya itu, sertifikat vaksin ini juga menentukan tes pemeriksaan COVID-19 yang wajib diikuti penumpang. Sesuai dengan syarat penerbangan terbaru, para penumpang yang baru menjalani vaksinasi tahap 1 wajib menjalani tes PCR dan penumpang yang sudah melengkapi vaksinasi tahap 2 cukup melakukan tes antigen. Maka dari itu, yuk lengkapi vaksinasi JULOvers sampai tahap 2!


Persyaratan Terbang Domestik

(source: pexels)

Setelah 3 dokumen di atas siap, ini dia syarat penerbangan terbaru domestik yang wajib diikuti oleh JULOvers – seperti berikut:

  1. Penumpang yang telah menerima dosis vaksinasi lengkap cukup menunjukkan tes COVID-19 Antigen 1 x 24 jam. Sedangkan, penumpang yang baru menjalani dosis pertama wajib menjalani tes COVID-19 PCR 3 x 24 jam.
  2. Tes COVID-19 harus dilakukan di salah satu dari 900 laboratorium yang terhubung dengan sistem NAR pemerintah.
  3. Menunjukkan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi.
  4. Mengisi eHAC pada aplikasi PeduliLindungi sebelum penerbangan.
  5. Penumpang di bawah 12 tahun wajib didampingi orang tua / keluarga melalui Kartu Keluarga dan telah memenuhi syarat tes COVID-19.
  6. Sertifikat vaksinasi dapat dikecualikan untuk:
    • Penumpang dengan usia di bawah 12 tahun.
    • Penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penderita komorbid dengan lampiran surat keterangan Dokter dari rumah sakit.

Persyaratan Terbang Internasional

(source: pexels)

Berbeda lagi dengan penerbangan domestik, berikut syarat penerbangan terbaru internasional untuk masuk ke daerah Indonesia yang wajib diikuti:

  1. WNI diizinkan memasuki Indonesia dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
  2. Larangan bagi WNA untuk memasuki Indonesia, dengan pengecualian:
    • Pemegang visa diplomatik, visa dinas dan visa kunjungan.
    • Pemilik izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.
    • Pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap.
    • Pemegang Kartu Perjalanan Pebisnis Asia-Pacific Economic Cooperation.
    • Awak alat angkut dengan alat angkut.
    • Sesuai dengan skema bilateral Travel Corridor Arrangement
    • Mendapatkan izin khusus dari kementerian / lembaga.
  3. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan mengisi eHAC pada bandara asal.
  4. Menunjukkan hasil tes negatif PCR di negara asal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.
  5. Wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi dosis lengkap.
  6. Wajib menjalani karantina 5 x 24 jam dengan tes PCR pada hari ke-4 karantina. Jika tes menunjukkan hasil positif, penumpang wajib menjalani perawatan di fasilitas isolasi.

Nah, itu dia syarat penerbangan terbaru serta dokumen yang wajib JULOvers siapkan jika ingin melakukan perjalanan dalam waktu dekat. Ada urusan perjalanan penting dalam waktu dekat tapi tidak ada biaya untuk tes PCR / antigen atau menjalani karantina? Tidak perlu khawatir karena sekarang ada JULO Kredit Digital!

Dengan limit maksimal sampai 15 juta, JULOvers dapat menggunakan JULO Kredit Digital untuk banyak hal mendesak dari tarik dana, isi kuota data sampai top-up e-wallet. Pakai sekarang bayar nanti, semua kemudahan kredit digital ini bisa JULOvers nikmati dengan bunga rendah dari 0,1% per hari dan tenor fleksibel. Wah, tentunya praktis banget ya!

Makanya tunggu apa lagi? Yuk langsung #HidupkanHidupmu dengan rasakan kemudahan kredit digital dari JULO!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *